oleh

Spurs Masih Belum Menjadi Lawan Gelar Juara

Spurs Masih Belum Menjadi Lawan Gelar Juara

Infobola.online – Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menilai masih sangat dini buat timnya untuk
dianggap sebagai lawan titel juara Liga Premier, walaupun sukses melampaui juara bertahan, Manchester City, ke posisi kedua, di paruh pertama musim ini. Spurs Masih Belum Menjadi Lawan Gelar Juara

Spurs Masih Belum Menjadi Lawan Gelar Juara

Kemenangan 5-0 atas Bournemouth di Boxing Day waktu City kalah 1-2 di Leicester City, membuat
Tottenham Hotspur sukses mengakhiri paruh pertama musim di posisi terbaik mereka. Kini, tim
bimbingan Mauricio Pochettino itu kantongi 45 poin, enam di belakang pemimpin klassemen
sementara, Liverpool, dan satu poin diatas tim bimbingan Pep Guardiola.

Hadapi musim panas tanpa investasi pemain, masalah cedera yang terus terjadi dan berada dalam
ketidakpastian tentang kapan kembali pada stadion baru, jadi permasalahan yang perlu dihadapi
Mauricio Pochettino musim ini.

Spurs hadir dari tempat ke lima dan jadi berada di posisi dua waktu ini di tengah perburuan
titel juara, hanya dalam tempo delapan minggu saja. Mereka sudah kantongi 11 gol dalam dua
laga terakhir. “Para pemain wajar mendapat penghargaan besar, karena tanpa kepercayaan mereka
mustahil kami berada dalam tempat kami hari ini,” tutur pelatih Mauricio Pochettino.

“Kami punya kepercayaan, ide yang pasti dan tentunya, saat ini rintangannya ialah menjaga apa
yang telah kami capai dan berupaya untuk terus meningkatkannya. Saat Anda berada disana, Anda
mulai tunjukkan muka Anda, semua orang ingin membunuh Anda, dan tentunya lebih susah saat Anda
berada di tempat lebih tinggi. Tetapi tentunya, kita mesti tetap lewat cara yang sama; rendah
hati, bekerja keras dan sadar jika setiap laga akan lebih susah dari yang sebelumnya,”
imbuhnya.

“Jika kami dapat mempertahankan level kami diakhir musim, mungkin kami baru bisa berbicara
diakhir musim jika kami akan jadi penantang yang sebetulnya. Tetapi hari ini, sangat dini
untuk bicara apakah kami benar-benar layak jadi lawan titel,” tegas Pochettino.

“Kami sangat bahagia, tetapi semuanya tidak mengejutkan buat saya, karena kami selalu
konsentrasi pada diri kami sendiri, bukan konsentrasi pada lawan. Kami senang, karena kami
dalam posisi yang bagus, tetapi jujur ​​saja tidak terlalu berarti buat kami menjadi yang kedua
atau ketiga, atau yang pertama, saya fikir yang paling penting ialah dimana Anda tuntas pada
Mei kelak,” tandas pelatih dari Argentina itu.

Sesudah jadi tim pertama dalam sejarah Liga Premier yang tidak menambah pasukannya selama
bursa transfer musim panas, banyak yang memperkirakan Tottenham harus berusaha keras melawan
kekuatan City dan Liverpool musim ini. Tetapi Pochettino dan timnya sukses melaju, setidaknya
sejauh ini, untuk menjawab berbagai kritik serta ejekan yang selama ditujukan pada mereka.

“Dalam enam bulan terakhir kami belum pernah mengeluh tentang apapun. Kami tidak mengeluh
tentang tidak ada pemain, kami tidak mengeluh tentang stadion, agenda laga, atau tentang harus
bermain di Wembley waktu kami berencana untuk bermain di stadion baru dan lapangannya, karena
Wembley sudah dipesan untuk musim ini. Lalu, kami mesti hadapi para suporter yang sedih,
banyak, banyak hal harus kami hadapi,” imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *