oleh

Gol Tunggal Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Curi Poin

Gol Tunggal Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Curi Poin

Infobola.online – Inter Milan sukses memenangkan pertandingan minggu ke-23 Liga Italia. Melawat ke Stadion Ennio Tardini, gol satu-satunya yang diciptakan Lautaro Martinez di menit ke-79 sukses membuat sang tuan-rumah, Parma dipermalukan didepan seluruh fansnya. Gol Tunggal Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Curi Poin

Gol Tunggal Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Curi Poin

Cerita di Ennio Tardini itu semakin menyatakan tuah gol-gol Lautaro Martinez buat Inter Milan. Selama musim ini, klub berjuluk I Nerazzurri itu selalu menang jika sang penyerang cetak gol.

Gol ke gawang Parma ialah yang ke-6 buat Lautaro Martinez bersama dengan Inter Milan. Sekitar empat gol di Serie A serta dua gol di Coppa Italia. Gol-gol itu menghiasi lima kemenangan I Nerazzurri.

Walau termasuk dikit, gol-gol Lautaro Martinez tidak dapat di pandang remeh. Selain gol ke gawang Parma, ada dua gol lain yang berharga emas. Pertama, tentunya gol satu-satunya pada injury time waktu anak-anak asuh Luciano Spalletti menaklukkan Napoli pada giornata ke-18.

Gol lain yang tidak kalah penting ialah gol pertamanya menjadi sisi skuat I Nerazzurri. Di Stadion Giuseppe Meazza pada giornata ke-7, ia buka kemenangan 2-0 Inter atas Cagliari di menit ke-12.

Walau golnya dapat dibuktikan penting, Lautaro Martinez tidak lalu menepuk dada menjadi penentu kemenangan Inter di Ennio Tardini. Setelah pertandingan, ia cuma konsentrasi mengulas makna penting tiga poin atas Parma.

“Aku suka sebab kami kembali pada jalan kemenangan. Itu begitu penting,” urai Lautaro Martinez pada DAZN seperti diambil dari Football Italia.

Lebih jauh, ia menjelaskan, “Ini tiga poin mendasar untuk mengawasi jarak dengan beberapa pengejar serta bertahan di posisi ke empat. Dengan hasil serta mentalitas pas, kami bisa kembali pada Liga Champions.”

Lautaro Martinez pun tidak tutup mata pada kekurangan yang dipunyai Inter Milan. Menurutnya, kemenangan atas Parma di Ennio Tardini bukan bermakna I Nerazzurri telah mengakhiri semua pekerjaan rumah. Masih tetap ada banyak hal yang perlu diperbaiki untuk laga-laga ke depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *